Home

Saya mengingat tanggal 3 September 2012 sebagai hari sibuk nasional. Benar-benar sibuk. Bagaimana tidak, dalam satu hari itu saya harus mengikuti sebuah test  yang diadakan oleh BPKLN DIKTI (Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negri Dinas Pendidikan Tinggi), mengadakan syawalan bersama adik-adik Praja (nama kelompok OSPEK Fakultas Teknik UGM 2010), packing, menemui beberapa orang, dan finally jam 3 sudah harus beres semua urusan karena tiket prjalanan Jogja-Bandung adalah jam 4 sore. Perfect!!

Tentu saja bagi mahasiswa seadanya seperti saya ini, pergi ke Bandung bukan untuk plesiran. Ini tugas Negara super penting : Kerja Praktek (KP) di perusahaan demi memenuhi 2 SKS KP yang diwajibkan oleh kurikulum S1 UGM. KP is not big deal, jika memang dipandang dari segi pemenuhan kewajiban SKS semata. Saya memandangnya lebih dari itu. Bagi saya KP adalah pembelajaran yang sebenarnya tentang aplikasi dari ilmu-ilmu yang telah ditekuni sedemikian rupa di bangku perkuliahan. Aplikasi untuk apa? Tentu saja untuk kemajuan kemakmuran keadilan dan kesejahteraan bangsa.🙂

kembali ke cerita saya tadi. Akhirnya setelah segala yang melelahkan hari itu, saya meluncur juga ke Bandung (lebih tepatnya Kab Bandung), yang letaknya lebih dekat ke Garut (Lho??!!), 1 kali naik bus, dan 5 kali ganti angkot. Tentu saja dengan menentang 1 koper berbobot sekitar 20 Kg dan tas ransel penuh berisi makanan, buku, dan alat ibadah. Setelah perjalanan yang luar biasa tadi, sampailah akhirnya di tempat tujuan KP saya : P.T. Pertamina Geothermal Energy (PGE), Area Kamojang. Alhamdulillah…

Setelah menginjakkan kaki di bumi Kamojang, baru saya sadari ternyata tempat ini sungguh sangat terpencil, mirip-mirip rumah saya laaah. Bedanya disini ada banyak perusahaan besar  (ada Pertamina, Chevron, dan Indonesia Power) yang mengeksplorasi kekayaan panas bumi di tempat bersuhu sekitar 15-20 drajat celcius ini. Akses kesinipun terhitung sulit, tidak setiap waktu dilalui kendaraan umum.

Jangan Tanya bagaimana para pegawai PGE ini bersikap pada para pendatang seperti saya.…luarrrr biasa baik hati, tidak sombong, bahkan sampai menolong mencarikan tempat tinggal. Uuhh… ternyata sungguh ramah (terpesona dengan keramahan bapak2 disana, dari satpam sampai manager^^). Setelah diterima dengan baik oleh pihak HRD, pemotretan untuk ID Card, beberapa orientasipun dilaksanakan. Mulai dari induction safety oleh HSE (Health Safety Environment), sampai tinjauan ke PLTP langsung. Hmm..dari pemandu sampai yang dipandu (saya), semuanya enerjik walopun terus berkegiatan dari pagi sampai sore. Inget yaaa, ini hari pertama datang dan saya belum sempat naroh barang di kos2an, jadi nggak usah tanya seharian itu saya mandi atau tidak :p

Diskusi sana-diskusi sini, dengan bapak2 HRD, manager HSE, sampai mas-mas engineer di Center Control Room (tempat mengendalikan semua aktivitas PLTP PGE), akhirnya saya memutuskan untuk mengambil tema sesuai dengan apa yang pernah tertulis di proposal. sebenarnya..sedikit beda sih, kali ini bahasan lebih diperluas. Yakni tentang inspeksi sistem pemipaan panas bumi dari sumur pengeboran sampai PLTP. Ini akan jadi pekerjaan yang lumayan banyak dan melelahkan mengingat ruwetnya system pemipaan eksplorasi dan operasi panas bumi disini yang bukan hanya dioperasikan oleh PGE saja, namun juga oleh Indonesia Power (yang system eksplorasi panas bumi nya tetep milik Pertamina).

the office

Office in the morning

Dan disinilah saya ditempatkan… Divisi yang bernama HSE ini yang membawahi semua tentang keselamatan, konservasi lingkungan, pokoknya apapun yang menyangkut tanggung jawab perusahaan untuk menyediakan kondisi kerja yang nyaman dan aman baik untuk para pegawai meupun masyarakat. Sebenarnya saya juga bingung, kenapa bagian inspeksi masuk di divisi HSE, padahal menurut saya lebih cocok jika masuk di bagian maintenance. Tapi ya entahlah, mungkin karena inspeksi merupakan bagian dari system keselamatan kali yaa..

Overall semuanya menyenangkan. Orang2nya menyenangkan, pekerjaan sesuai, kosan murah, tapi makanan tak begitu murah.. yah, walopun disini saya tak bisa ber-sosail media apapun (skype, fb, YM, twitter, Google+, linkIn)karena seluruh web sosmed di-block oleh server PGE, setidaknya saya masih bisa mengakses internet 150 Mbps untuk hal lain, ya seperti WordPress ini😀

Burjo versi PGE Kamojang (mahaaaaaal)

Apa lagi yang menarik dari PGE Area Kamojang? Banyaaaaak deh, insya Allah dieksplore lagi di catatan-catatan selanjutnya. Baik tentang kehidupan disini maupun dari segi keilmuannya, insya Allah..

Semoga berkah semoga bermanfaat🙂

Siiiiiiaaaap!!! Niatkan untuk ibadah🙂

3 thoughts on “KP di Pertamina Geothermal Energy #Episode1KP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s